Ane mau coba memberanikan diri buat bikin mini review untuk Protrek PRG-260-G-1 yang beberapa bulan ini ane pake. Sebelumnya ane pemakai G-shock gan, sudah pakai sejak 4 tahun lalu dan still ‘ticking’ sampai hari ini. Tapi Karena kadang-kadang perlu kompas dan baro serta alti ane putusan untuk meminang protek, walaupun sebenarnya G-shock sudah ada yang di lengkapi dengan triple sensor. Ah tapi kayaknya why not coba protrek hehehe.

Ane kerja 2 minggu ON dan 2 Minggu Off untuk survey. Jadi hampir tiap hari ane pasti ke laut atau sungai dan kadang kadang hutan bakau  kalau waktu sholat tentu perlu compass gan , nah harapannya kalau ada baro ane juga bisa dikit dikit ramal cuaca walaupun sekarang masih belum terlalu bisa hehehe. Jadi tahu harus segera pulang ke camp atau lanjut.

Pilihan ane jatuhkan ke PRG-260-G-1 karen strapnnya cloth band dan dapat dua lagi, satu pakai perekat satunya lagi biasa ada pengaitnya ( ane gak tahu apa istilahnya).Kalau dapat 2 gini kan enak gan kita punya cadangan kalau terjadi sesuatu dengan strap yang sekarang kita pakai kan tinggal di ganti dengan cadangan yang ada. Menurut ane ini salah satu kelebihan dari protrek seri ini. Nah si PRG 260 ini strapnya terbuat dari bahan CORDURA®. Apaan sih CORDURA® ini? Nah kalau menurut web nya CORDURA® adalah :a resistered trademark of INVISTA. CORDURA® fabrics are woven from fibres characterized by extraordinary strength and durablity.
They are frequently used in outdoor gear and luggage, items that require particularly high levels of durability.…. Tapi kelebihan dan kekurangan kadang kadang bersifat subjektif ya gan . (kenapa pilih ini? Karena rasanya bosen juga pakai strap resin sudah hampir 4 tahun, nah kenapa ga cari yang titanium gan? Subjektif ane kalau yang titanium cocoknya untuk yang kerja indoor kali ya). yang sama Cuma satu pakai perekat satunya lagi biasa ada pengaitnya ( ane gak tahu apa istilahnya). Ini foto pertama gan:


Setelah ane pakai ternyata nyaman banget, awalnya menyangka akan berat, karena kalau di banding dengan G-shock ane yang sebelumnya si protrek ini lumayan bongsor. Tapi setelah di pakai gak berat gan, ringan ( atau sugesti aja ya hehehe ane belum nimbang sih beratnya ).

Untuk fitur sendiri cakep menurut ane, memang untuk altinya kadang kadang lebih 10-15 m tapi setelah di samakan dengan GPS sepertinya tidak ada masalah. Untuk kompas cakep juga. Untuk baro dan thermo masih perawan bawaan pabrik, dan sekarang masih tahap belajar belajar dan menemukan caranya bagaimana ramal cuaca dengan ini. Ini fotonya untuk alti :


Nah untuk fitur sunrise dan sunset belum ane otak atik karena kita harus memasukan longitude dan latitude kalau mau presisi. Nanti kalau ada kesempatan keluar negeri dan gak tahu kapan matahari terbit dan tenggelam ane pasti cobain ( doain gan, heheh siapa tahu kalau di doain sam agan agan ane bisa ke luar negeri amin…..heuheuheu)

Untuk stopwatch, world time, 5 times alarm, sama sama aja gan dengan jam lama ane 

Walaupun di jam sebelumnya juga punya fitur automatic illumination backlight yang kalau jam digerakan dari posisi vertikal sebesar 40 derajat maka akan menyalakan backlight jam tsb (berguna banget klo pencahayaan kurang) dan memudahkan untuk melihat layar jam tanpa harus menyentuh(tombolnya)nya sama sekali, tapi di protrek bisa ada dua setting lama waktu auto illumination nya. Keren khan…
Untuk PowerSaving battery n Tough Solar sistemnya kayaknya sama aja ya  

Untuk water resistant yang 200m nya ane belum cobain gan . Nanti kalau udah di coba ane update lagi mini review ini. Oke gan, segitu dulu. Mudah mudahan bermanfaat